Ijazah Sholawat Masyisiyah oleh Syech Robi Al Idrisy Al Maghribi

 



Majlis zikir (MZ) Asshiddiqiyah, bulan ini dilaksanakan hari ahad pagi, 9 Agustus 2026. MZ saat ini digabungkan dengan pembacaan manaqib oleh jama'ah ibu- ibu sekitar pondok. Sudah 3 kali, MZ digabungkan dengan manaqib yang biasa dilaksanakan hari Kamis siang minggu ke-3 yang bertempat di ndalem bunyai. Yakni berasal saat bulan Mei lalu Gus M akan berangkat haji, jadi manaqib dan MZ digabungkan sekaligus acara walimatussafar beliau. Akhirnya, semenjak itu MZ dan manaqib digabungkan hingga sekarang. 

Acara MZ, diawali pembacaan manaqib oleh ibu- ibu jama'ah,kemudian pembacaan Rotibul Hadad, dilanjutkan penampilan santri, kemudian ngaji kitab bidayatul Hidayah,baru pengisi acara. 

Pengisi acara pada MZ kali ini mengundang Syech Robi Al Idrisy beliau dari Al Maghribi/ Maroko, dan penterjemah nya adalah ust Taufan. 

Sebelum Syekh mengisi acara, Gus M mengawali dengan mengaji kitab Bidayatul Hidayah dengan bab Siwak. 

Mendekati bulan Maulid, Gus M menyampaikan betapa pentingnya menggunakan siwak. Dalam sebuah hadits:

HADITS #1196

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( لَوْلاَ أنْ أشُقَّ عَلَى أُمَّتِي – أَوْ عَلَى النَّاسِ – لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلاَةٍ )) متفقٌ عَلَيْهِ .

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya tidak memberatkan umatku—atau tidak memberatkan manusia—, aku pasti memerintahkan mereka untuk bersiwak bersamaan dengan setiap kali shalat.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 887 dan Muslim, no. 452]

Apalagi untuk santri yang sedang menghafal Alquran, maka siwak harus menjadi hal wajib, agar memudahkan dalam menghafal Alquran. 

Dikisahkan bahwa Sayyidina Ali RA pernah cemburu kepada Sayyidah Aisyah hanya karena, Siwak. 

Gus juga menyampaikan bahwa syech Robi bercerita bahwa di Maroko anak-anak yang menghafal Alquran tidak membawa mushaf, melainkan setiap habis shubuh mereka diberikan tulisan Alquran dan menghafalkan tulisan nya. Lalu tulisan yang sudah dihafal kemudian dihapus. Demikian cara / metode menghafalkan Alquran. 

Sebelum Syech Robi tampil, Gus memperkenalkan beliau yang berasal dari Maroko. Disana banyak ulama- ulama besar. Dan salah satu amalan ibu- ibu manaqib yang membaca shalawat nariyah 4444x merupakan amalan dari ulama Maroko yakni Syech Ibrahim Attazi. 

Dalam kesempatan ini, Syech Robi mengisi MZ dengan memberikan ijazah sholawat Masyisiyah, yang merupakan amalan dari Syech Abdussalam Syamsuddin Al Masyisiyah yang berasal dari Maroko. 

Syech Robi sempat menyatakan kekaguman beliau kepada Abah Kyai Nur Iskandar karena sudah menggaungkan sholawat Masyisiyah sejak lama. Padahal shalawat ini asalnya dari Maroko. 

Sebagai informasi, sholawat Masyisiyah ini selalu di ijazah kan abah Kyai Nur kepada santri Asshiddiqiyah yang telah menyelesaikan puasa Daud. Sholawat ini dibacanya ba'da shubuh. 

Sebenarnya ada kisah spritual terkait bagaimana abah Kyai Nur Iskandar mendapatkan ijazah sholawat Masyisiyah, jika diceritakan lumayan panjang. Jadi cerita nya di tulisan yang terpisah. Dan sholawat Masyisiyah digaungkan ketika awal dimulainya majlis dzikir di malam hari. 

Buku aurod MZ Asshiddiqiyah

Alhamdulillah kami mendapatkan ijazah sholawat Masyisiyah dari Syech Robi dari Maroko, meskipun sebelumnya kami sudah mendapatkan ijazah dari abah Kyai Nur Iskandar dan sudah mengamalkan sejak lama. Mudah-mudahan kami bisa istiqomah, dan Allah selalu meridhoi. Aamiin

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Up grading Dewan Guru dan wali asuh " Pengenalan dan Penyelesaian Psikologi Anak"

Khutbah Idul Fitri, " Tiga Pesan Ramadhan "

"Menjadi Pegawai Allah", Halal bi Halal keluarga besar Asshiddiqiyah